Pernah Dirayu Tim Lain, Teja Paku Alam Mengungkapkan Alasan Bertahan di Persib Bandung

Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, mengaku pernah dirayu oleh beberapa tim lain sebelum berlatih bareng Pangeran Biru. Tetapi, sang kiper tetap memilih bertahan bareng tim asal Kota Kembang tersebut.

Pada musim lalu, kiper asal Sumatra Barat ini cuma dua kali tampil bareng Maung Bandung karena ajang Shopee Liga 1 2020 mandek sejak Maret 2020 lantaran wabah virus Corona. Pada akhirnya ajang itu resmi dimandekkan pada awal 2021 usai tidak berhasil diteruskan lantaran susah memperoleh izin dari Kepolisian.

Penjaga gawang berusia 27 tahun itu pun mengaku ada beberapa klub yang akhirnya memberi penawaran. Tetapi, ia akhirnya menentukan untuk bertahan bareng tim kebanggaan Bobotoh itu.

“Sebelumnya ada beberapa tim yang memberikan tawaran. Tapi saya tetap di Persib. Alhamdulillah sudah bisa mulai latihan lagi dengan membangun mental tim dan mulai menemukan sentuhan,” ujar Teja Paku Alam di Bandung, Jumat (12/03/2021).

Kiper berpostur tinggi 177cm ini pula mengakui bahwa setahun tanpa berlaga cukup berpengaruh kepada kesiapannya secara pribadi, terutama dalam membangun mental berlaga.

Eks penjaga gawang Semen Padang itu pun bahagia dengan datangnya turnamen pramusim, Piala Menpora 2021. Menurutnya, turnamen ini bakal menjadi persiapan yang apik untuk para pilar sebelum berlaga di Liga 1 2021, meskipun tidak ada penonton yang datang di stadion selama turnamen nanti.

“Tidak jadi masalah tanpa penonton, yang penting kami akan tetap memberikan yang terbaik dan menjawab harapan bobotoh. Saya yakin bobotoh tetap mendukung dan kami membutuhkannya dari mereka yang berada di rumah,” ucap kiper Persib Bandung itu.

Tentang persaingan di Grup D Piala Menpora 2021 yang berisi Bali United, Persita Tangerang, dan Persiraja Banda Aceh, mantan kiper Sriwijaya FC ini mengaku tetap optimistis, termasuk usai melihat bakal berlaga di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

“Mau di manapun mainnya dan di grup manapun, kami selalu optimistis. Saya sendiri tidak melihat tim lawan, tapi fokus kepada persiapan diri sendiri. Saya juga belum pernah bertemu dengan Persiraja,” kata Teja.

Sementara untuk susunan skuat Pangeran Biru usai kehilangan enam amunisi, Teja Paku Alam mengaku tidak ada masalah, apalagi sudah ada dua pilar penggantinya seperti Achmad Jufriyanto dan Ferdinand Sinaga.

“Sebenarnya hampir sama, tidak keluar banyak. Jadi tidak terlalu masalah. Mereka yang kembali ke sini juga pemain lama, jadi tidak masalah,” ungkap Teja mengakhiri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *