Shahar Ginajar Berkeinginan Piala Menpora 2021 Datangkan Gairah Anyar Buat Sepak Bola Indonesia

Penjaga gawang Persija Jakarta, Shahar Ginajar, senang dan bersyukur usai ada kejelasan turnamen Piala Menpora 2021. Ia berkeinginan pramusim ini bisa menyuntikkan gairah anyar buat sepak bola Indonesia yang sudah vakum sekitar satu tahun lamanya.

Selain itu, adanya turnamen pramusim ini membikin para pilar, ofisial, dan juru latih mampu kembali mencari nafkah dan prestasi di lapangan hijau. Buat masyarakat Tanah Air, sepak bola mampu kembali menjadi hiburan di tengah wabah virus Covid-19 yang tidak kunjung lenyap.

Seperti diketahui, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bakal menghelat Piala Menpora 2021 yang bakal mulai dilaksanakan 21 Maret mendatang. Ini pula jadi test case apakah aktivitas sepak bola di Tanah Air, terutama Liga 1, ‘aman’ untuk dihelat.

Tentunya seluruh pihak akan berlomba-lomba mensukseskan Piala Menpora yang selain mampu jadi obat rindu, tapi pula memberi gairah anyar buat sepak bola di Indonesia.

“Ya, ini momen yang ditunggu oleh semua pihak terutama klub dan pemain. Semoga dengan adanya Piala Menpora ini akan kembali membuat semangat semuanya dan awal kebangkitan lagi prestasi sepak bola di Tanah Air kita yang sudah 1 tahun vakum,” kata Shahar Ginajar kepada Bola.com, Minggu (07/03/2021).

“Tapi, tetap dengan protokol kesehatan yang ketat dan saling menjaga satu sama lain agar turnamen ini berjalan lancar supaya nanti Liga 1 bisa berjalan juga,” tambahnya.

Terkait persiapannya, kiper asal Purwakarta ini memastikan tidak bakal ada rintangan berarti meskipun waktu persiapan dengan skuat terbilang singkat.

Pasalnya, selama vakum aktivitas dari latihan bareng klub, penjaga gawang berusia 30 tahun itu mengaku tetap disiplin menjaga kebugarannya meskipun dipastikan belum mencapai 100 persen.

“Ya kalau secara fisik mungkin masih 60 persen. Tapi, mental dan feeling bermain pasti di bawah 50 persen karena kita juga tidak ada latihan secara profesional taktik dan tidak ada pertandingan selama 1 tahun lebih,” tuturnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *