Hansamu Yama Pranata Pamitan, Persebaya Surabaya Mengikhlaskan Kepergiannya

Persebaya Surabaya kembali ditinggal oleh amunisi tumpuan. Hansamu Yama Pranata, bek yang berlabuh barang Bajol Ijo pada awal 2019, sekarang pamit seperti sejumlah punggawa lainnya.

“Saya sudah pamit. Soal alasannya tidak bisa saya sebutkan,” kata pemain asli Mojokerto tersebut.

Amunisi berusia 26 tahun ini tidak mau menguraikan alasannya memilih angkat koper. Dia pula belum menyampaikan tim mana yang bakal menjadi tempat bergabung di musim 2021 ini.

Secara terpisah, nahkoda Bajol Ijo, Aji Santoso, merasa tidak mampu mencegah hasrat palang pintu asal Mojokerto itu untuk angkat koper. Dia memilih untuk mendoakan sang pilar supaya memperoleh tempat terbaik.

“Kami tidak bisa memaksa. Saya tidak tahu klub mana, tapi mungkin sudah ada pilihannya,” ujar Aji Santoso.

Pemain berpostur tinggi 181cm ini merupakan punggawa produk binaan klub internal Persebaya Surabaya. Dia hadir ke Surabaya pada musim 2019 usai sebelumnya memperkuat Barito Putera.

Selama dua musim berkostum tim asal Kota Pahlawan itu, pemain bernomor punggung 23 di Persebaya itu sesungguhnya menjadi stoper tumpuan di lini pertahanan. Dia bahkan menjadi wakil kapten, atau deputi Makan Konate yang pula memutuskan angkat kaki beberapa bulan lalu.

Keputusan eks bek Barito Putera ini menyusul 10 pilar Bajol Ijo yang lebih dulu pindah ke tim lain, di antaranya adalah Irfan Jaya, Nasir, Angga Saputro, Rivky Mokodompit, Zoubairou Garba, dan Bayu Nugroho.

Sedangkan empat punggawa sisanya yang sudah dulu pergi adalah deretan pilar asing. Mereka adalah David da Silva (Brasil), Makan Konate (Mali), Mahmoud Eid (Palestina), dan Aryn Williams (Australia).

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *