Memborong Berderet Pilar Bintang, PSS Sleman: Ingin Mempertlihatkan Kami Memang Luar Biasa

Sebuah gebrakan dibikin oleh PSS Sleman dalam menyambut musim 2021. Sebanyak amunisi berlabel bintang sukses diboyong oleh manajemen tim untuk melengkapi susunan tim Super Elang Jawa yang bakal dimulai pada ajang pramusim Piala Menpora 2021.

Usai melepas sembilan punggawa lokal, delapan aminisi anyar digaet oleh manajemen tim asal Sleman itu. Tidak setengah-setengah, beberapa di antaranya memiliki nama besar sebagai pilar yang berhasil di sepak bola Indonesia.

Para amunisi anyar itu adalah Irfan Jaya, Adi Satryo, Miswar Saputra, Wawan Febrianto, Kim Jeffrey Kurniawan, Muhammad Dwi Rafi Angga, Fandry Imbiri, dan Fabiano Beltrame. Daftar punggawa anyar pula sudah diberitahukan secara resmi via media sosial Super Elang Jawa.

Deretan nama-nama itu telah begitu familiar, terutama Irfan Jaya, Kim Jeffrey Kurniawan, dan Fabiano Beltrame.

Dirut Super Elang Jawa, Marco Gracia Paulo menerangkan pertimbangan menggaet pilar anyar dan di antaranya berlabel bintang adalah sebagai bentuk keseriusan PSS Sleman memandang ajang mulai musim ini.

“Puji Tuhan, Alhamdulilillah kami sudah rampungkan 90 persen skuat PSS untuk musim 2021. Kami cukup berhasil mendapat pemain sesuai yang menjadi target,” ungkap Marco Gracia Paulo, Senin (01/03/2021).

Sementara itu, Marco menuturkan bahwa datangnya para amunisi anyar itu memang hadiah yang disiapkan untuk para suporter dan publik Super Elang Jawa. Sekaligus sebagai bukti bahwa PSS Sleman bisa berkempang lebih dari yang masyarakat nilai.

“Ada dimensi baru yang belum pernah disentuh, dieksplorasi, dan manajemen PT PSS saat ini berani melakukannya. Melakukan yang ada sekarang ini memang baru. Jadinya terkesan tidak biasa. Mungkin kemarin kami biasa-biasa saja. Untuk itu kami ingin tunjukkan bahwa PSS bisa dan memang luar biasa,” kata Dirut PSS Sleman itu.

Tetapi begitu, Marco berkeinginan supaya manajemen maupun pendukung Super Elang Jawa tidak larut dalam euforia yang berlebihan dengan adanya punggawa anyar. Ia mengaku pekerjaan rumah paling besar PSS saat ini adalah bagaimana membuktikan diri di lapangan nanti.

Ada proses rekrutmen Super Elang Jawa kali ini disesuaikan kepada perencanaan keuangan yang sudah ditetapkan oleh manajemen tim. Bahkan anggaran rekrutmen pilar pada 2021 ini justru lebih rendah kalau dibandingkan dengan anggaran tim musim 2020.

Ia kembali menegaskan berharganya kerja keras dari semua elemen di Super Elang Jawa dari musim ke musim. Mengacu pada sasaran 2023 mendatang, ketika PSS wajib mampu memperoleh lisensi tim Asia dan menjuarai ajang sebagai bonusnya.

“Ada pekerjaan rumah yang lebih besar lagi di depan. Masih banyak tantangan, bagaimana meramu mereka, bermain sebagai sebuah unit yang solid. Ini jadi pekerjaan lagi di tim kepelatihan,” jelas Marco Gracia Paulo.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *