Persela Lamongan Berkeinginan PSSI Segera Mengantongi Izin Polri Untuk Liga 1 2021

Publik sepak bola nasional pernah dibikin senang dengan perjumpaan yang diadakan Menpora Zainuddin Amali dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Senin (08/02/2021). Perjumpaan ini disinyalir akan menggampangkan izin Kepolisian untuk menghelat Liga 1 2021.

Tim-tim peserta kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia memilih skeptis dengan berita yang menuturkan Polri bakal memberi izin untuk melaksanakan ajang. Alasannya hingga saat ini belum ada pernyataan tertulis bahwa Polri sudah memberi izin kepada PSSI dan PT LIB untuk menghelat ajang.

Nahkoda Persela Lamongan, Nilmaizar, masih menanti kejelasan keluarnya izin dihelatnya Liga 1 2021. Dia lebih memilih menanti keluarnya izin resmi. Kondisi seperti ini telah sering terjadi dan ujung-ujungnya PSSI dan PT LIB tetap tidak berhasil menghelat ajang lagi.

“Semua itu sekarang masih wacana. Saya sebagai pelatih, atau siapapun pelatihnya, yang penting kami ingin kepastian. Artinya dengan adanya sinyal positif dari kepolisian untuk memberikan izin, semoga bisa tercapai,” ungkap Nilmaizar.

Jangankan izin dari Polri, jadwal ajang pun sampai saat ini tidak pasti. Cuma pernah muncul wacana bahwa kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2021 dilaksanakan usai Hari Raya Idul Fitri. Berita lain pula dihembuskan bahwa PT LIB tengah mempersiapkan event pramusim.

PSSI dan PT LIB pula belum membahas tentang prosedur dan regulasi yang akan mereka lakukan selama dihelatnya ajang di tengah wabah virus Corona. Faktor ini sesungguhnya telah terjadi saat mereka hendak meneruskan Liga 1 2020 pada Oktober lalu.

“Tentu dari federasi itu mengeluarkan keputusan, apa metodenya ke depan. Misalnya, pramusim kapan? Regulasinya seperti apa? Jadwal dan formatnya seperti apa?” ujar pelatih asal Sumatra Barat itu.

“Kalau sudah ada kepastian, kami punya kejelasan apa yang harus dilakukan oleh pemain, apa yang harus dilakukan oleh klub, dan apa yang harus dilakukan oleh pelatih. Harus dipersiapkan sejak awal, sehingga bisa melakukan persiapan,” imbuh pelatih Persela Lamongan itu.

Selain itu, Laskar Joko Tingkir bertindak sepert peserta lain. Mereka enggan tergesa-gesa dalam menggaet amunisi. Karena, ketentuan yang mengatur pelaksanaan ajang, bahkan event pramusim yang beritanya akan dihelat Maret pun belum muncul.

Manajer tim asal Kota Soto itu, Edy Yunan Achmadi, sependapat dengan pelatih berusia 51 tahun ini. Dia berkeinginan PSSI dan PT LIB menjalankan persiapan matang untuk meladeni musim anyar, terutama masalah izin dari Polri yang sudah menjadi masalah sejak lama.

“PSSI dan PT LIB hendaknya fokus mendapatkan rekomendasi perizinan dari pihak-pihak terkait, baik dari kepolisian, BNPB, dan pihak yang selama ini mengeluarkan rekomendasi. Sehingga ketika menetapkan jadwal pelaksanaan Liga 1 2021 tidak terkendala dan tidak terjadi penundaan seperti yang sebelumnya,” ucapnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *