Sabah FC dan Bhayangkara Solo FC Setujui Harga Saddil Ramdani

Sabah FC dan Bhayangkara Solo FC sudah bersetuju tentang ganti rugi peminjaman Saddil Ramdani. Sang pemain tinggal menanti waktu untuk berkarier di Malaysia.

“Kami sudah setuju dengan nominal harga yang diminta Bhayangkara Solo FC untuk mau melepas Saddil Ramdani,” kata pelatih Sabah FC, Kurniawan Dwi Yulianto.

“Sekarang, yang kami tunggu adalah surat resmi dari Bhayangkara Solo FC. Mudah-mudahan cepat selesai,” ucap pria asal Magelang, Jawa Tengah itu.

Masa kerja pemain berusia 21 tahun ini bareng The Guardian sesungguhnya bakal berkesudahan pada akhir bulan ini. Tetapi, Sabah FC bersedia mengeluarkan sedikit ganti rugi dan memelihara relasi kedua tim.

“Kalau di surat Bhayangkara Solo FC itu isinya peminjaman. Kontrak Saddil Ramdani memang habis pada Februari 2201. Tapi, kami menjaga etika dan hubungan baik. Maka dari itu kami membuat surat izin kepada Bhayangkara Solo FC,” tutur Kurniawan.

Pilar Timnas Indonesia U-22 itu sebenarnya bukan sasaran utama pelatih asal Magelang ini untuk slot amunisi Asia Tenggara (ASEAN) di Sabah FC. Sang winger cuma menjadi punggawa pilihan kedua.

Target utama Kurniawan awalnya Kushedya Yudo, lalu berlanjut ke Febri Hariyadi. Tetapi, keduanya tidak berhasil digaet. Alternatif terakhir jatuh kepada pemain asal Sulawesi Tenggara tersebut.

Winger berpostur tinggi 172cm ini sudah berpengalaman tampil di Liga Malaysia, pada 2019, sang pilar memperkuat Pahang FA sebelum pindah ke Bhayangkara FC.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *