Bhayangkara Solo FC Memasang Harga Saddil Ramdani, Sabah FC Jajal Tawar

Negosiasi antara Sabah FC dengan Bhayangkara Solo FC masih berjalan tidak lancar. Kedua tim belum mencapai kesetujuan terkait kepindahan Saddil Ramdani.

The Guardian jual mahal dengan minta ganti rugi kepada Rhinos sebelum melepaskan pemain asal Sulawesi Tenggara itu.

Pasalnya, Bhayangkara Solo FC masih memiliki hak untuk punggawa berusia 22 tahun ini. Masa kerja sang pilar masih tersisa sampai akhir bulan depan.

Bak gayung bersambut, Sabah FC pula berani mengeluarkan uang untuk memperoleh winger berpostur tinggi 172cm itu dengan cepat. Tetapi, angka yang diminta The Guardian masih belum sesuai.

Menurut juru racik Rhinos, Kurniawan Dwi Yulianto, Bhayangkara Solo FC minta ganti rugi berupa loan fee atau uang peminjaman.

“Sudah ada komunikasi antara kedua klub. Dari pihak kami sudah mengirimkan surat peminjaman ke klub lama pemain tersebut dan sudah ada balasannya dengan adanya syarat dan ketentuan,” ujar Kurniawan kepada Bola.com, Rabu (27/01/2021).

“Semua syarat sudah kami sanggupi, hanya satu poin yang masih kami coba negosiasikan yaitu nominal loan fee pemain tersebut,” imbuh Kurniawan.

Pelatih asal Magelang ini memiliki alasan kuat ngebet merekrut eks gelandang Timnas Indonesia U-16 itu, alih-alih menanti masa baktinya bareng The Guardian habis sehingga mampu diperoleh secara gratis.

Selain lantaran Liga Super Malaysia bakal dimulai pada Maret 2021, orang asing yang hadir ke Negeri Jiran wajib via karantina selama sepuluh hari. Belum lagi mengurus entry travel pass yang mampu memakan waktu sepekan.

“Dari pihak kami sudah mengirimkan surat balasan terkait kesanggupan pihak kami untuk nominal loan fee. Sekarang, kami menunggu jawaban dari klub tersebut. Mudah-mudahan, ada titik temu dan persetujuan untuk nominal yang kami sanggupi. Mohon doanya,” jelas Kurniawan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *