Mempraktikkan Bentuk Latihan, Punggawa Persikabo Melakoni Kegiatan Yoga Bareng

Para amunisi Persikabo melakoni latihan yang berlainan pada hari ini, Senin (25/01/2021). Laskar Padjajaran memulai latihan dengan berkegiatan yoga dan meneruskan dengan menu latihan seperti biasa.

Persikabo melakoni kegiatan yoga dipimpin instruktur berpengalaman, Retno Wulandari, yang telah punya RYT 200 hours Yoga with Srinatha, Mysore India.

Program yoga ini diberi kepada para punggawa Laskar Padjajaran untuk mengubah pola pikir tiap pilar, bahwa program latihan sepak bola tidak harus melulu berlari, mengoper, menyundul, menyerang atau bertahan.

“Guna menyegarkan para pemain, agar kebugaran mereka juga tetap terjaga, kami menggelar latihan yoga. Sebenarnya ada agenda uji coba, tapi batal karena PPKM diperpanjang. Jadi kita yoga agar pemain tahu latihan tidak melulu itu-itu saja,” ujar asisten pelatih Persikabo, Miftahudin Mukson, setelah latihan di Lapangan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian, Hambalang, Kabupaten Bogor, Senin (25/01/2021).

Sementara itu, Retno Wulandari menuturkan bahwa latihan yoga pula amat berharga bagi atlet sepak bola. Menurutnya, latihan yoga mampu menunjang otot-otot amunisi supaya semakin terjaga dan kuat kalau memang diadakan secara rutin.

“Aktivitas yoga tadi fokus untuk kekuatan otot kaki sekaligus peregangannya. Sangat bermanfaat menjaga otot-otot agar tetap stabil. Untuk meditasinya, yoga baik sekali untuk rileksasi baik jiwa dan raga pemain. Biasanya mereka latihan ekstra keras,” ujar Retno setelah memimpin yoga dalam latihan Persikabo.

Sampai saat ini, Laskar Padjajaran memang masih intens mengadakan latihan meski ajang musim 2021 belum jelas kapan dimulai. Berlainan dengan klub lain yang menentukan untuk meliburkan kegiatan skuat, Persikabo terus menghelat latihan untuk para punggawanya.

Bagi sebagian besar pilar Laskar Padjajaran, latihan yoga kali ini merupakan pengalaman perdana. Satu di antaranya diakui oleh Dimas Drajad.

Tetapi, amunisi asal Gresik ini mengaku bahwa menjalankan yoga sebelum berlatih dengan menu skuat kepelatihan, ternyata amat membantu meregangkan otot-otot kakinya.

“Senang sekali bisa yoga sebelum melahap menu latihan utama. Ini pengalaman pertama dan sangat bermanfaat untuk melemaskan otot-otot sebeum berlatih dengan materi utama dari tim pelatih,” ujar Dimas Drajad.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *